Kamis, 27 Oktober 2022

Merdeka hati

 

Seringkali hatiku bukan milikku

Tersandera pada kepalsuan

Terpasung pada kenaifan

Terpenjara pada kebohongan

 

Bukankah hatiku harusnya milkku?

Tetapi begitu sulitnya memerdekakan dia

Selalu hati harus mengelabui diri

Membuntuti hati orang lain

 

Oh ternyata aku belum merdeka

Selalu sembunyi dalam jeratan sandiwara

Tapi bukankah hati itu mudah dibolak balikkan?

Tentunya karena ada Dzat Maha Kuasa atas itu

 

Namun seharusnya hati ini adalah milikku sendiri

Bukan milikmu, miliknya atau mereka

Lepaskanlah jeratan itu

Bebaskan dari belenggu rasa tak berdaya

 

Berpegang teguh pada prinsip hidup

Bersandar pada nilai agung nan mulia

Sekarang lah harus bermula

Merdekakan hatimu sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pagi dan Segenggam Harapan

Fajar mulai menyingsing di kotaku Gema adzan bersahut sahutan merdu Ayam jantan berkokok mendayu Desah angin meliukkan embun yang syahdu Pag...